| ArcView Tutorial
|
||
| ESRI-ArcView Modelling Create the Model for Simplify the Spatial Analisys Procedure |
||
| Introduction
|
||
|
|
8 September 2010, Buda Wage Kulawu ArcView GIS is released by ESRI. ArcView GIS is one of the most Geographic Information System (GIS) software that used to spatial analysis to produce a map in the world. The ArcView GIS Tutorial consist of introduction to GIS and ArcView GIS, View and Theme, Table or Attribute/Tabular Data, Geoprocessing, Report, Map Labeling, Input Graphic or Spatial Data, Spatial Analysis, Modeling, and Design Layout. Developing of the remote sensing technology that can produce a detail information from the satellite images about the earth surface, source of GIS data became wider. Now, processing result of remote sensing images can used as an input data on the GIS. Remote sensing data is a up to date data, because remote sensing data has a short time of temporal resolution or revisit time to capture part of the earth surface. Model merupakan representasi dari realita. Tujuan pembuatan model adalah untuk membantu mengerti, menggambarkan, atau memprediksi bagaimana suatu fenomena bekerja di dunia nyata melalui penyederhanaan bentuk fenomena tersebut. Pemodelan spasial terdiri dari sekumpulan proses yang dilakukan pada data spasial untuk menghasilkan suatu informasi umumnya dalam bentuk peta. Kita dapat menggunakan informasi tersebut untuk pembuatan keputusan, kajian ilmiah, atau sebagai informasi umum. Pada saat kita membuat model, kita harus mengetahui informasi apa yang dapat diperoleh dari model tersebut, data apa saja yang diperlukan, dan bagaimana proses yang harus dilakukan untuk memperoleh hasil yang diinginkan. ArcView menyediakan satu modul untuk pemodelan, yaitu ModelBuilder. Modul Modelbuilder ini merupakan ekstensi ArcView dan anda harus memiliki ekstensi tersebut untuk dapat melakukan pemodelan. Untuk mengaktifkan Modul Modelbuilder, dari window projek, pilih menu File - Extentions, isikan tanda rumput di depan Modelbuilder tersebut. Bila modul tersebut telah aktif, satu menu ArcView akan bertambah, yaitu Model. Untuk memulai menggunakan ModelBuilder, Klik menu Model kemudian pilih Start ModelBuilder. Tampilan window ModelBuilder adalah sebagai berikut.
Model digambarkan dalam bentuk diagram atau flowchart. Model dapat dibuat sederhana atau kompleks. Model sederhana terdiri dari input, proses, dan output. Contoh model yang paling sederhana ditampilkan pada gambar di bawah ini.
Model sederhana di atas terdiri dari theme input ?Nilai Elevasi?, proses atau fungsi ?Slope?, dan menghasilkan output theme ?Peta Lereng?. Penambahan beberapa proses dapat membuat model menjadi lebih kompleks seperti gambar di bawah ini.
Pada kebanyakan kasus pembuatan model, theme output dari suatu proses dijadikan theme input dari proses yang lain, seperti contoh berikut. Pada contoh di atas, theme shapefile ?Titik Elevasi? melalui proses Point Interpolation meng?hasilkan ?Grid Elevasi?. Output ?Grid Elevasi? dijadikan input proses ?Slope? untuk menghasilkan ?Peta Lereng? Berikut ini disajikan contoh model yang lebih kompleks digunakan untuk memprediksi potensi erosi dari suatu daerah.
Catatan Theme yang digunakan sebagai input awal pada model, harus dibuka pada view. Pada contoh model terakhir, Theme ?Data Stasiun Hujan?, ?Peta Jenis Tanah?, dan ?Model Elevasi Digital? haris ditambahkan pada view. Kalau tidak model tidak dapat dijalankan. Input data awal digambarkan dengan segi empat, proses dengan lingkaran elip, dan output dengan segi empat dengan sudut tumpul.
Tutorial ArcView GIS ini secara lengkap telah tersedia dalam bentuk buku dan telah dijual di toko-toko buku di seluruh Indonesia. Judul Buku: Belajar Sendiri Menganalisis Data Spasial dengan ArcVeiw GIS 3.3 untuk Pemula, Pengarang: I Wayan Nuarsa, Penerbit: Elexmedia Komputindo Jakarta. Pesan secara on-line dapat discount, klik disini.
Sebelum mempelajari ArcView GIS, akan diperkenalkan SIG terlebih dahulu terutama menyangkut macam-macam data yang terdapat pada SIG. Data grafis, tabular, vektor, dan raster....Read more
Informasi atribut atau tabular dapat diperoleh dari tabel lain dalam ArcView. Melalui fasilitas join tabel, kita dengan mudah dapat mengambil informasi yang terdapat pada tabel yang berbeda...Read more
Untuk memudahkan melihat informasi pada suatu tabel, maka tabel dapat diurutkan berdasar?kan urutan tertentu. Urutan data dapat dilakukan secara Ascensing (urutan menaik, bila angka dari 0 ? 9, kalau huruf dari A ? Z) atau Descending (Urutan menurun, 9 ? 0, Z ? A)....Read more
Walaupun grafik telah selesai dibuat, kita masih tetap dapat memilih ulang field-field yang digunakan dalam grafik dengan cara menambah dan menghapus field-field yang telah dipilih....Read more
View terdiri dari beberapa theme. Cara penambahan theme pada view dibahas secara detail disini...Read more
Kapan suatu layer dapat ditampilkan di layar monitor (visible), dapat dipilih (Selectable), diedit (editable), atau diberikan label automatis? Anda tidak dapat memilih bagain peta apabila Layer tidak dalam keadaan Selectable. Andapun tidak bisa melakukan suatu perubahan pada peta (menambah, mengedit, atau menghapus objek) bila layer tidak Editable. Nah, untuk mengatur keberadaan layer tersebut, kita harus menggunakan kotak dialog Layer Control...Read more
MapInfo Professional is the leading Geographic Information System (GIS) software in the world that used to georeference analysis to produce a map or other kind of spatial data form. MapInfo Professional tutorial consist of introduction to GIS and MapInfo Professional, Display Geographic Data, Mapping with Layer, Selecting Data, Map Labeling, Table or Attribute/Tabular Data, Input Graphic or Spatial Data, Geocoding, Spatial Analysis, Thematic Mapping, Design Layout, and Application Example Recently, GIS in general and specially MapInfo Professional not only used as a tool to analyze a spatial data of natural resource, but also applied in almost all of the field such as economic and trade, social and culture, tourism, police, cellular, taxi service, and other. More than 80% data used in government and private company actually is the spatial data that refer to geographic position on the earth surface. 1. Luang 2. Pepet 3. Pasah 4. Jaya 5. Wage 6. Tungleh 7. Buda 8. Kala 9. Dangu 10. Pati |
Custom Search
|
|
Copyright© 2008 www.rsandgis.com. All rights reserved.
|
||